Gigi bungsu yang tumbuh tidak sempurna, misalnya miring atau hanya muncul sebagian, dapat membuat area di sekitarnya lebih sulit dibersihkan. Akibatnya, sisa makanan dan plak lebih mudah menumpuk sehingga bisa menjadi sarang bakteri dan memicu peradangan hingga infeksi.
Kenapa Gigi Bungsu Bisa Sering Nyeri?
Ketika gigi bungsu tumbuh dalam posisi yang kurang tepat, jaringan gusi di sekitarnya dapat mengalami iritasi atau peradangan.
Keluhannya bisa berupa:
- Gusi bengkak dan terasa nyeri
- Sakit saat mengunyah
- Bau mulut
- Sulit membuka mulut
- Nyeri yang menjalar ke rahang
Obat Hanya Meredakan Nyeri Sementara
Obat pereda nyeri dapat membantu mengurangi rasa sakit untuk sementara. Namun, obat tidak selalu menghilangkan sumber masalahnya. Jika posisi gigi bungsu bermasalah atau sudah terjadi infeksi, penyebabnya tetap perlu diperiksa dan ditangani oleh dokter gigi.
Jangan Tunggu Sampai Nyeri Semakin Parah
Tanpa penanganan yang tepat, keluhan gigi bungsu dapat kambuh kembali dan berpotensi semakin parah. Karena itu, jika gigi bungsu sering terasa nyeri, bengkak, atau sulit dibersihkan, jangan hanya mengandalkan obat.
Kapan Harus ke Dokter Gigi?
Segera lakukan pemeriksaan jika nyeri gigi bungsu muncul berulang atau disertai pembengkakan. Dokter gigi dapat memeriksa posisi gigi bungsu dan kondisi jaringan di sekitarnya untuk menentukan perawatan yang paling sesuai.
Jangan tunggu sampai sakitnya mengganggu aktivitas. Periksa gigi bungsu sejak dini agar masalahnya tidak semakin kompleks.