Gigi anak masih dalam tahap pertumbuhan dan membutuhkan perhatian ekstra. Tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari bisa meningkatkan risiko gigi berlubang.
Terlalu Sering Konsumsi Makanan & Minuman Manis
Permen, cokelat, biskuit, minuman manis, dan makanan tinggi gula yang terlalu sering dikonsumsi dapat meningkatkan risiko gigi berlubang. Sisa gula yang tertinggal di permukaan gigi dapat dimanfaatkan bakteri untuk menghasilkan asam yang perlahan merusak gigi.
Tidur Sambil Minum Susu
Kebiasaan tidur sambil minum susu, terutama jika gigi tidak dibersihkan setelahnya, dapat membuat gula dari susu lebih lama berkontak dengan gigi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi, terutama jika terjadi berulang setiap malam.
Jarang Sikat Gigi atau Cara Menyikat yang Kurang Tepat
Tidak menyikat gigi secara rutin atau teknik menyikat gigi yang kurang tepat dapat menyebabkan plak menumpuk. Jika dibiarkan, plak dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri dan meningkatkan risiko gigi berlubang serta masalah gusi.
Yuk, Jaga Gigi Anak Sejak Dini!
Membiasakan anak menjaga kebersihan gigi sejak kecil merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan giginya. Ajarkan anak untuk:
- Membatasi frekuensi konsumsi makanan dan minuman manis.
- Menyikat gigi 2 kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
- Membersihkan gigi dengan teknik yang tepat sesuai usia.
- Melakukan pemeriksaan gigi secara rutin ke dokter gigi.
Gigi anak sehat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Jangan tunggu sampai gigi sakit untuk mulai peduli!