Tidak Semua Gigi Berlubang Harus Dicabut
Gigi Berlubang

Tidak Semua Gigi Berlubang Harus Dicabut

dentisteam 09 September 2026 2 menit baca

Banyak orang mengira cabut gigi adalah solusi utama ketika gigi berlubang. Padahal, selama kondisi gigi masih memungkinkan untuk dipertahankan, ada beberapa pilihan perawatan yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan gigi asli.

Jangan khawatir!

Sebelum menentukan perawatan, dokter gigi akan memeriksa kondisi dan tingkat kerusakan gigi terlebih dahulu. Dari pemeriksaan tersebut, dokter dapat menentukan apakah gigi masih bisa dipertahankan dan perawatan apa yang paling sesuai.

Apa saja pilihan perawatannya?

  1. Tambal Gigi
    Jika lubang masih kecil hingga sedang dan struktur gigi masih cukup baik, tambal gigi dapat menjadi pilihan untuk mengangkat jaringan yang rusak dan membantu menghentikan perkembangan kerusakan lebih lanjut.
  1. Perawatan Saluran Akar (PSA)
    Jika kerusakan gigi sudah mencapai jaringan saraf atau pulpa, perawatan saluran akar dapat dilakukan untuk membersihkan bagian yang terinfeksi dan mempertahankan gigi agar tetap dapat digunakan.
  1. Mahkota Gigi (Crown)
    Gigi yang telah mengalami kerusakan cukup luas, terutama setelah menjalani PSA, dapat membutuhkan mahkota gigi (crown) untuk membantu melindungi dan memperkuat struktur gigi yang tersisa.

Jadi, apakah gigi berlubang harus dicabut?

Belum tentu! Cabut gigi biasanya dipertimbangkan ketika gigi sudah tidak memungkinkan untuk dipertahankan. Karena itu, jangan langsung memutuskan untuk mencabut gigi hanya karena melihat adanya lubang. Lakukan pemeriksaan terlebih dahulu agar dokter dapat menentukan pilihan perawatan yang paling tepat.

Pertahankan gigi asli selama masih memungkinkan!

Semakin cepat gigi berlubang diperiksa, semakin besar peluang untuk mendapatkan perawatan yang lebih sederhana dan mempertahankan gigi lebih lama.

Jangan tunggu sampai sakit parah. Yuk, periksa gigi dan cari tahu apakah gigimu masih bisa diselamatkan!