Mitos atau Fakta: Gigi Palsu Hanya untuk Orang Tua?
Gigi Palsu

Mitos atau Fakta: Gigi Palsu Hanya untuk Orang Tua?

dentisteam 17 Oktober 2026 2 menit baca

MITOS! Gigi palsu memang sering dikaitkan dengan orang lanjut usia. Namun, faktanya, gigi palsu dapat digunakan oleh siapa saja yang mengalami kehilangan gigi, baik sebagian maupun seluruhnya, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi rongga mulut.

Kehilangan gigi tidak hanya terjadi karena faktor usia, tetapi juga dapat disebabkan oleh beberapa kondisi berikut:

1. Gigi Copot dengan Sendirinya

Gigi dapat copot dengan sendirinya akibat penyakit gusi yang sudah parah, sehingga gigi menjadi goyang dan akhirnya tanggal.

2. Gigi Berlubang Besar atau Patah

Kerusakan gigi yang sudah parah dan tidak dapat dipertahankan melalui perawatan dapat menyebabkan gigi perlu dicabut dan digantikan.

3. Merokok dalam Jangka Panjang

Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit gusi yang merusak jaringan penyangga gigi hingga berpotensi menyebabkan kehilangan gigi.

4. Kecelakaan

Benturan pada area mulut akibat kecelakaan dapat menyebabkan gigi patah atau terlepas.

5. Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi kesehatan dapat meningkatkan risiko masalah pada gigi dan jaringan pendukungnya sehingga berpotensi menyebabkan kehilangan gigi.

Mengganti gigi yang hilang bukan hanya untuk mengembalikan penampilan senyum, tetapi juga membantu memulihkan fungsi mengunyah dan berbicara.

Saat ini, tersedia berbagai pilihan penggantian gigi, seperti gigi tiruan lepasan, gigi tiruan cekat, dan implan gigi. Pilihan perawatan akan disesuaikan dengan kondisi gigi dan kebutuhan setiap pasien.

Jadi, jangan menunda konsultasi jika kamu mengalami kehilangan gigi, ya! Segera konsultasikan kondisi gigimu dengan dokter gigi untuk mendapatkan pilihan perawatan yang tepat dan mengembalikan kenyamanan serta kepercayaan diri saat tersenyum.