Gusi berdarah saat menyikat gigi atau menggunakan benang gigi sering dianggap sebagai hal yang biasa. Padahal, gusi yang mudah berdarah bisa menjadi tanda adanya masalah pada kesehatan gigi dan gusi yang perlu diperhatikan.
Jika dibiarkan, kondisi gusi dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Yuk, kenali penyebab dan cara mencegahnya!
Apa Saja Penyebab Gusi Berdarah?
Beberapa hal yang dapat menyebabkan gusi mudah berdarah antara lain:
- Plak & karang gigi
Plak yang menumpuk di sekitar gigi dapat mengiritasi gusi. Jika tidak dibersihkan dengan baik, plak dapat mengeras menjadi karang gigi dan memicu peradangan.
- Menyikat gigi terlalu keras
Menyikat gigi dengan tekanan berlebihan atau menggunakan sikat gigi berbulu terlalu keras dapat melukai jaringan gusi.
- Radang gusi (gingivitis)
Gusi yang meradang biasanya tampak lebih merah, bengkak, dan mudah berdarah, terutama saat menyikat gigi atau menggunakan benang gigi.
- Kekurangan vitamin tertentu
Asupan vitamin C yang tidak mencukupi dapat mempengaruhi kesehatan jaringan gusi dan membuatnya lebih mudah berdarah. Karena itu, pola makan bergizi seimbang juga penting untuk menjaga kesehatan gusi
Bagaimana Cara Mencegah Gusi Berdarah?
Menjaga kesehatan gusi bisa dimulai dari beberapa kebiasaan sederhana:
- Lakukan scaling / pembersihan karang gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali
Karang gigi yang menumpuk dapat mengiritasi dan menyebabkan gusi mudah berdarah. Scaling membantu membersihkan karang gigi yang tidak dapat dihilangkan hanya dengan menyikat gigi.
- Gunakan benang gigi (dental floss)
Dental floss membantu membersihkan sisa makanan dan plak di sela-sela gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi.
- Sikat gigi 2x sehari dengan sikat berbulu halus
Gunakan teknik menyikat gigi yang tepat dan hindari menyikat terlalu keras agar tidak melukai gusi.
- Konsumsi makanan bergizi seimbang
Pastikan kebutuhan vitamin dan mineral tercukupi untuk membantu menjaga kesehatan gigi dan jaringan gusi.
Jangan Tunggu Sampai Gusi Bermasalah
Gusi berdarah bukan sesuatu yang sebaiknya terus dibiarkan. Terlebih jika disertai gusi bengkak, bau mulut, gusi turun, atau gigi terasa goyang.
Semakin dini masalah gusi diperiksa, semakin mudah pula untuk ditangani. Yuk, mulai lebih peduli dengan kesehatan gusi untuk senyum yang tetap sehat!